Bahasa Cia-Cia
Provinsi Sulawesi Tenggara

         
 

Bahasa Cia-Cia dituturkan oleh masyarakat di (1) Desa Lapandewa, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara; (2) Desa Kancinaa, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton; (3) Kelurahan Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan; (4) Kelurahan Gonda Baru, Kecamatan Sarowolio, Kabupaten Kota Bau-Bau; (5) Desa Kumbewaha, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Selain bahasa Cia-Cia, di daerah sebaran tersebut terdapat bahasa Muna (di Kabupaten Buton); bahasa Lasalimu-Kamaru (di Kabupaten Buton); dan bahasa Sasak (di Kabupaten Buton).

          Bahasa Cia-Cia terdiri atas lima dialek, yaitu (1) dialek Lapandewa, (2) dialek Kancinaa, (3) dialek Masiri, (4) dialek Gonda Baru, dan (5) dialek Kumbewaha. Berdasarkan penghitungan dialektometri, persentase perbedaan antardialek tersebut berkisar antara 60%—78%.

          Hasil penghitungan dialektometri menunjukkan bahwa isolek Cia-Cia merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar antara 85%—91% jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa di Sulawesi Tenggara, misalnya dibandingkan dengan bahasa Muna, Cia-Cia, dan Wolio.